|
|
 |
|
Ditulis oleh Rico/Papos
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 00:00 |
Wamena (PAPOS) – Rencana evakuasi kru pesawat Avia Star yang jatuh diwilayah Selatan Pegunungan Tangma, Senin 30/6 yang jatuh di Pengunungan Tangma, Yahukimo, batal dilakukan karena terhalang cuaca. Buruknya cuaca dilokasi jatuhnya pesawat membuat Helli Copter milik Avia Star yang didatangkan dari Nabire harus kembali Bandara Wamena. ” Helli tidak bisa mendekati lokasi karena kabut tebal, round to base (RTB),” ujar juru bicara tim operasi pencarian pesawat Avia Star, H.Patarai, SH kepada wartawan, Kamis (2/7) Ditambahkanya, proses evakuasi akan dilanjutkan besok hari (hari ini) jika cuaca memungkinkan mengunakan Helli yang ada.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis oleh Anyong/Papos
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 00:00 |
|
JAYAPURA (PAPOS)– Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap II bagi Provinsi Papua sejak 29 Juni lalu, telah diturunkan pemerintah pusat kepada pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua sebesar 30 persen.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Ant/Papos
|
|
Kamis, 02 Juli 2009 18:39 |
|
Jakarta (PAPOS)- Calon Presiden Megawati Soekarnoputri menilai otonomi daerah yang dijalankan sejak era reformasi sudah kebablasan. "Saat reformasi masyarakat mengalami euforia. Mereka kurang melihat bagaimana potensi yang ada di daerahnya untuk jadi sumber keuangan daerah pemekaran tersebut," kata Mega. Debat capres final yang dimoderatori Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada Pratikno digelar di Studio RCTI, Jakarta, Kamis 2 Juli 2009. Tema debat adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Demokrasi, dan Otonomi Daerah. Dalam proses pemekaran, kata Mega, suatu daerah akan lepas dengan unduknya. Jika daerah tersebut tidak punya potensi yang bisa digali sebagai sumber dana, maka habislah daerah itu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Frans/Papos
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 00:00 |
|
MERAUKE (PAPOS)—Menyedihkan dan sangat memprihatinkan!. Kalimat ini pantas untuk digambarkan terhadap kondisi sang anak kecil yang berusia empat tahun ini yakni Kristina Dinaulik. Betapa tidak, saban hari bukan kesenangan yang dilalui, tetapi tangisan lantaran sakit tumor yang bersarang di mata bagian kiri. Tumor itu kian hari makin membesar sehingga sakit pun tidak terhindarkan. Itulah yang dirasakan oleh Kristina yang tinggal bersama sang ayahnya disalah satu gubuk di Pantai Payum, Kota Merauke. Hari-hari yang dilalui setiap hari hanya dengan sarung dan lebih banyak memilih untuk di tempat tidur dan menjauh dari sesama teman lain. Padahal, jika dilihat, semestinya diusia demikian, dia harus menikmati masa kecil dengan baik dan harus masuk sekolah.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Ant/Papos
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 00:00 |
Jakarta (PAPOS)- Puluhan warga Papua di Jakarta yang mengatasnamakan Forum Independen Peduli Papua (FIPP), Rabu siang, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) guna mempertanyakan pencopotan Nicholas R Ansanai SE sebagai Ketua Panwaslu Papua pada 1 Juni lalu. Koordinator pengunjuk rasa, Jhon Poli Menanti mengatakan, Surat Keputusan (SK) pemberhentian Nicholas Ansanai sesuai hasil rapat pleno Bawaslu tanggal 1 Juni cacat hukum karena yang bersangkutan tidak pernah dimintai klarifikasi sebelumnya. Nicholas Ansanai dicopot dari jabatannya terkait dugaan terlibat konspirasi dengan Panwaslu Kabupaten Mappi untuk mendongkrak suara Willem Ansanai, salah seorang karabatnya, agar terpilih menjadi anggota DPRD Mappi.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 321 |
|
|