Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Bulog Usul Penyaluran Raskin Nduga Melalui Timika

TIMIKA [PAPOS] - Kantor Seksi Logistik (Bulog) Timika, Papua, mengusulkan penyaluran raskin dan beras jatah PNS, TNI/Polri di Kabupaten Nduga dilakukan melalui Timika, kata Kepala Kantor Seksi Logistik Timika, Junaedi Jamila kepada Antara di Timika, Sabtu.

"Untuk tahun 2015, kami dorong agar penyaluran beras Bulog ke Kabupaten Nduga melalui Timika karena biaya operasionalnya lebih murah dibandingkan dari Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya," katanya.
Apalagi, katanya, stok beras di Timika cukup banyak, karena sudah ada dua gudang berkapasitas 2.000 ton. "Dari sisi biaya pengiriman juga lebih murah dibanding dari Wamena," katanya.Menurut dia, selama ini Kantor Seksi Logistik Timika menangani penyaluran raskin dan beras jatah PNS, TNI/Polri di Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak dan satu distrik di Kabupaten Deiyai.Khusus untuk penyaluran raskin di Mimika dan Puncak alokasi 2014 sudah tersalurkan seluruhnya.Alokasi raskin di Kabupaten Mimika dalam setahun mencapai 4.555,80 kg atau setiap bulan mencapai 379.590 kg. Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima raskin di Kabupaten Mimika sebanyak 25.306. Setiap RTS menerima alokasi raskin sebanyak 15 kg perbulan selama 12 bulan."Untuk penyaluran raskin sudah tuntas sejak November," jelas Junaedi.Sedangkan untuk penyaluran raskin ke Ilaga, Kabupaten Puncak, tahun ini Kantor Seksi Logistik Timika menyalurkan sebanyak 400 ton untuk jatah empat bulan menggunakan pesawat carteran dari maskapai John Lin Air.Untuk biaya pengangkutan raskin dari Timika ke Ilaga untuk jatah empat bulan itu ditanggung sepenuhnya pihak Bulog dengan perhitungan per kilogram Rp23.500. Padahal biaya tebus raskin ke Bulog hanya Rp1.600 per kg.
"Untuk satu kali penerbangan kita bisa angkut hanya 1,350 ton dikali Rp23.500/kg yaitu Rp31 juta. Kalau raskin yang kita angkut sampai 300 ton berarti biaya pengangkutan yang harus kita keluarkan sekitar Rp7 miliar," ujar Ibrahim Waroy, mantan Kepala Kantor Seksi Logistik Timika beberapa waktu lalu.Sesuai Keputusan Gubernur Papua tentang Penetapan Pagu Alokasi dan Penerima Manfaat Program Raskin di Provinsi Papua tahun 2014, Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima raskin di Kabupaten Puncak sebanyak 8.530 RTS dengan total alokasi mencapai 127.950 kg per bulan atau per tahun mencapai 1.535.400 kg.Namun dari jumlah alokasi sebesar itu, yang bisa disalurkan pihak Bulog Timika dalam setahun hanya sekitar 400 ton atau sekitar 25-30 persen."Kalau mau disalurkan semua untuk jatah 12 bulan, berarti Pemkab Puncak harus mencarter sendiri pesawat untuk mengangkut raskin sisa delapan bulan karena kami tidak punya biaya," jelas Ibrahim.[ant/nk]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version