Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Degradasi-kah Persidafon dan Persiwa?

Miris melihat dua klub asal Papua yaitu Persidafon Jayapura. Kompetisi mau selesai namun posisi mereka masih tetap berada di zona merah yaitu zona degradasi. Seberapa besar peluang mereka untuk keluar dari zona merah tersebut? Berikut laporannya:

LAPORAN : ROY RATUMAKIN

‘Gabus Sentani’ kini berada di posisi 17 klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 dengan perolehan 20 poin dari 27 laga yang sudah dijalani dengan hanya meraih lima kali kemenangan, lima kali hasil imbang dan mengalami 17 kali kekalahan dengan memasukan 28 gol dan kemasukan 55 gol.

Masih ada PSPS Pekanbaru dan Persiwa Wamena yang menemani ‘Laskar Gunung Cycloop’ julukan lain dari Persidafon Jayapura di zona merah.

Persiwa sedikit untung karena berada di posisi 16 klasemen dengan unggul satu pertandingan atas Persidafon karena baru menjalani 26 laga. Laga ke 27 untuk ‘Badai Penungan’ akan berlangsung di Stadion Pendidikan Wamena dengan menantang Persiram Rama Ampat.

Persiwa Wamena sendiri kini memperoleh 24 poin dengan meraih 7 kali kemenangan, tiga kali hasil imbang dan 16 kali kekalahan. Diposisi buncit ada PSPS Pekanbaru dengan baru memperoleh 17 poin dari 29 laga yang sudah dijalani.

Dengan hanya meraih empat kemenangan, lima kali hasil imbang dan 20 kali kekalahan.

Seberapa besar peluang Persidafon? Persidafon masih menyisakan 7 pertandingan lagi, empat laga akan dimainkan dikandang dan sisanya dilakukan pada partai away. Empat laga kandang tersebut diantaranya menjamu Persela Lamongan, Persepam Madura United (MU), Arema Cronous dan Gresik United.

Hanya ada tiga peluang yang bisa dijadikan poin yaitu kala menjamu Persela Lamongan, Persepam MU dan Persita Tanggerang di Stadion Barnabas Youwe. Sisanya, akan semakin berat karena lawan yang akan dihadapi adalah lawan yang sangat tangguh apalagi Arema Cronous yang kini masih berambisi untuk mengejar pemuncak klasemen Persipura Jayapura.

Apabila tiga laga tersebut diamankan Edward Ivakdalam dan kawan-kawan maka mereka akan memperoleh 29 poin. Dengan poin segitu belum bisa mengangkat Persidafon ke jalur aman, karena baik Persiwa Wamena dan PSPS Pekanbaru memiliki beberapa pertandingan yang tergolong mudah untuk bisa didapatkan poin penuh.

Persiwa Sendiri mempunyai peluang meraih tiga angka dengan menjamu Persiram Raja Ampat, Persepam MU dan Persita Tanggerang. Sedangkan PSPS Pekanbaru bisa meraih poin penuh kala menjamu Pelita Bandung Raya (PBR) dan Persija Jakarta di Stadion Tuanku Tabusai.

Andri Ibo dan kawan-kawan kalau mau berlaga kembali di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 tahun depan maka di 7 pertandingan sisa mereka harus meraih poin penuh. Minimal empat laga kandang bisa diraih dengan tiga angka.

Namun apabila satu atau dua laga kandang terbung maka, kata ‘sayonara’ tepat dialamatkan kepada ‘Gabus Sentani’.

So, berjuanglah ‘Gabus Sengtani’. Masyarakat Papua masih ingin melihatmu di kompetisi ISL musim mendatang. [***]

 

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version