Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Presiden Direncanakan Resmikan Jembatan Hamadi-Holtekam

JAYAPURA [PAPOS] - Wakil Wali Kota Jayapura, Papua Nuralam mengatakan rencana peletakan batu pertama dimulainya pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam pada Agustus nanti akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yodhoyono.

"Berdasarkan rencana dan harapan Bapak Presideng SBY yang akan meletakan batu pertama pembangunan jembatan Hamadi-Holtekamp. Dan informasi ini didapatkan dari salah satu deputi Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) saat rapat koordinasi pekan kemarin," kata Nuralam di Jayapura, Papua, Selasa (21/5).

Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut sudah masuk dalam tahap pembagian kerja yangh telah dilakukan pada Jumat (17/5) pekan kemarin bersama instansi terkait.

"Jadi pada rapat koordinasi pekan kemarin, Pemerintah Kota Jayapura bersama Balai Besar Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, serta bersama salah satu deputi UP4B telah mendapatkan kesepakatan pembagian kerja pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam," katanya.

Dimana, kata Nuralam, pembagian pembangunan jembatan yang menghubungkan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan dan kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami Kota Jayapura hingga kearah jalan yang menghubungkan perbatasan RI-PNG itu disepakati bahwa 50 persen akan dikerjakan oleh Balai Besar Jalan dan Jembatan dengan dana dari APBN.

"Sedangkan 30 persenya oleh Pemerintah Provinsi Papua berdasar anggaran APBD dan 20 persenya akan dikerjakan oleh Pemerinta Kota Jayapura berdasarkan pada ABPD-Perubahan," katanya.

Hanya saja, lanjut Nuralam, untuk anggaran dari Pemerintah Kota Jayapura masih akan digodok bersama dengan DPRD Kota Jayapura. "Kami masih akan membicarakan dana pembangunan tersebut dengan dewan kota yang direncanakan akan diusulkan untuk masuk dalam APBD-Perubahan Kota Jayapura," katanya.

Nuralam mengatakan panjang jembatan yang akan dibangun tersebut adalah 700 lebih meter dengan lebar 9 meter. "Sementara total keselurahan jalan dan jembatan yang akan dibangun tersebut sepanjang 1,8 Kilometer. "Keseluruhannya 1,8 kilo meter jalan dan jembatan yang akan dibangun. Ada jalan pendekat kiri-kangan dan jalan ini akan sampai ke arah perbatasan RI-PNG, atau masuk dalam jalan nasional," katanya seraya menambahkan jikalau dalam pekan ini akan dilaksanakan pertemuan penentuan presentase angka dalam bentuk rupiah. [ant]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version