Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(1 Pilih)

Korupsi Proyek Jalan di PB Libatkan Mantan Kadis PU

Aspidsus Kejati Papua Nikolaus Kondomo, SH

JAYAPURA [PAPOS] – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan 2 tersangka berinisial ES dan SS atas dugaan korupsi dana proyek penghubung jalan Ayawasih Kebar Distrik Ayawasih Kabupaten Sorong -  Manokwari, Provinsi Papua Barat (PB) tahun anggaran  2008-2010  senilai Rp 47 Milliar lebih.

Asisten Pidana Khusus [Aspidsus] Kejati Papua, Nikolaus Kondomo, SH kepada Papua Pos di ruang kerjanya, Rabu (13/3) kemarin mengatakan, dari hasil audit yang dilakukan BPKP indikasi kerugian Negara sekitar Rp 24 Milliar lebih. “Dari audit tersebut Kejati Papua menetapkan 2 tersangka, ES dan SS,” ungkapnya.

Lanjutnya, Kejati Papua dalam waktu dekat akan memanggil 2 tersangka itu untuk menjalani pemeriksaan di Kejati Papua. Tersangka ES adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua Barat dan SS sebagai  rekanannya dari PT. Putra Papua Perkasa.

Kasus ini bergulir sejak tim dari Kejati Papua mengumpulkan data-data bersama-sama dengan KPK saling berkoordinasi mengungkap kasus ini. Dari hasil koordinasi itu, benar telah terjadi dugaan korupsi atas dana proyek jalan Ayawasih Distrik Ayawasih Kabupaten Sorong-Manokwari Provinsi Papua Barat tahun 2008- 2010. Apa yang dikerjakan mereka tidak sesuai dengan yang telah direncanakan atau ditetapkan sehingga atas dasar itulah mereka dijadikan tersangka oleh Kejati Papua. Hal ini juga sesuai keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa oleh Kejati Papua,” tandasnya.

Ditanya apakah ada tersangka lain selain 2 tersangka yang telah ditetapkan, Nikolaus mengutarakan untuk sementara Kejati Papua masih menetapkan 2 tersangka namun tidak menutup kemungkinan akan muncul  tersangka lain sesuai hasil pengembangan nanti.

Ia juga mengaku ada hambatan yang dialami Kejati Papua mengungkap kasus ini  saat memintai keterangan para saksi dan juga barang bukti yang akan disita lalu diselidiki oleh Kejati Papua. Namun dengan bekerja secara bersama-sama dengan KPK, BPKP dan pihak lain kasus ini dan juga beberapa saksi serta barang bukti dianggap sudah lengkap sehingga akhirnya bisa menetapkan 2 tersangka.

“Yang jelas Kejati Papua telah menetapkan 2 tersangka atas kasus dugaan korupsi proyek jalan penghubung Ayawasih Distrik Ayawasih Kabupaten Sorong-Manokwari Provinsi Papua Barat senilai Rp 47 Milliar yang dalam waktu dekat akan menjalani pemeriksaan yang selanjutnya bisa dilimpahkan kepada pengadilan atas apa yang diperbuat mereka tersebut,” tukasnya. [tom]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version