Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Jangan Lagi Ada Isu Politik di Papua

JAYAPURA [PAPOS] - Papua salah satu provinsi yang kaya dengan sumber daya alam yang melimpah. Namum, masyarakatnya masih miskin dan jauh tertinggal dengan masyarakat Indonesia lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam satu kesempatan belum lama  ini. Menurutnya, Papua provinsi yang kaya yang disebut surga kecil jatuh ke bumi. Tapi, kesejahteraan dan pembangunannya masih tertinggal jauh dari daerah lain di negeri ini.

‘’Surga kecil yang jatuh ke bumi itu ada di Papua, tapi masyarakatnya masih miskin, karna selama ini isu politik yang sering kita dengar, kedepan jangan lagi ada isu politik, tapi kesejahteraan yang kita harus tingkatkan,’’ Kata Gubernur Lukas Enembe.

Gubernur mengatakan, dalam kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Klemen Tinal, tak perlu ditakutkan lagi soal Papua. Karena, isu kesejahteraan yang kita bicarakan sekarang, bukan politik.

‘’Politik tidak akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Papua, Politik hanya membawa kemunduran pembangunan, maka itulah, yang kita dorong dan kerjakan adalah pembangunan kesejahteraan masyarakat,’’ Paparnya.

Oleh karena itu, Gubernur Lukas Enembe,  mengajak semua masyarakat yang ada di atas tanah ini agar memberikan dukungan kepada pemerintah untuk mewujudkan kemajuan pembangunan di Papua.

Sebagai pemimpin di Papua tentunya yang perlu dilakukan adalah bagaimana mensejahterahkan masyarakat Papua, menjaga keamanan, menjalin persaudaraan, persahabatan dan menjaga kekeluargaan.

"Selama lima tahun ke depan, saya akan bangun Papua sesuai dengan misi besar yang saya canangkan. Maka,  saya minta semua  kalangan bersatu membangun Papua yang  sejahtera dan mandiri. Sejahtera dan mandiri itu harus diwujudkan di tanah Papua," kata Enembe.[tho]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version