Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Wetipo-Banua Kembali Membangun Jayawijaya

JAYAPURA [PAPGubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH ketika melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya di Stadion Pendidikan, Rabu (18/12).OS] – Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH secara resmi melantik, sekaligus mengambil sumpah janji Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya masa bhakti 2013-2018, John Wempi Wetipo, SE.MH dan Jhon Ricard Banua, SE. dalam Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jayawijaya.

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih kabupaten Jayawijaya tersebut diselenggarakan di Stadion Pendidikan, Wamena, Rabu (18/12) kemarin, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal,se.mm, Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjend.TNI Cristian Zebua, Danlanud, Danlantamal, anggota DPR Papua, Bupati dan masyarakat.

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH, menyatakan, hari ini masyarakat Jayawijaya menyaksikan pelantikan pemimpin di lapangan terbuka. Ini ditandai bahwa rakyat betul-betul memberikan kepercayaan kepada bupati dan wakil bupati untuk melanjutkan kepemimpinan 5 tahun ke depan untuk periode kedua.

“Itulah sebabnya hari ini kita menyaksikan rakyat Jayawijaya sedang menyaksikan dan mendengar langsung peristiwa bersejarah ini, Pelantikan ini mengisahkan perjalanan panjang dan akan menjadi catatan sejarah bagi penyelenggaraan perjalanan pemeirntahan di Jayawijaya,” kata Lukas Enembe dalam arahan saat prosesi pelantikan kemarin.

Dengan dilantiknya Wempi Wetipo, SE.MH dan Jhon Ricard Banua, SE, maka keduanya siap membangun dan melayani masyarakat di Lembah Baliem untuk 5 tahun ke depan. Sebagaimana diketahui,  tahapan dan proses pemilihan bupati dan wakil bupati Jayawijaya yang berjalan lama telah menghabiskan biaya yang begitu besar.

Dari sisi waktu, banyak terbuang habis sehingga pemerintahan daerah tidak optimal dalam memberikan pelayanan dan pelaksanaan pembangunan secara maksimal.

“Hari ini sebagai Gubernur yang telah melantik Bupati dan Wakil Jayawijaya, saya mengingatkan kepada masyarakat Jayawijaya dan semua komponen dan intelektual di lembah ini rapatkan barisan dan bersatu untuk membangun Jayawijaya. Jangan ada lagi yang berkelahi, jangan ada lagi yang membuat ricuh di daerah ini, jangan ada lagi saling melapor, saling menjatuhkan, saling menganca, hal ini tidak boleh terjadi di kabupaten ini,” kata Enembe dengan nada tegas.

Gubernur bilang Jayawijaya sebagai kabupaten induk harus selalu menjadi contoh buat kabupaten lain di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Sebab itu menjadi pemimpin tidak sederhana dan tidak gampang, karena apa yang dialami seorang pemimpin disini, tidak dirasakan oleh para pemimpin di provinsi Papua.

Gubernur menghimbau agar semua komponen masyarakat bersatu mendukung pemimpin yang baru terpilih guna meningkatkan taraf hidup masyarakat dan membangun daerah Jayawijaya bersama selama lima tahun mendatang.

"Jangan ada yang berkelahi lagi, jangan ada lagi yang saling melapor atau menjatuhkan apalagi mengancam. Itu tidak boleh lagi. Menjadi pemimpin tidak sederhana dan gampang, saudara tidak mengalami apa yang dialami kami sebagai pemimpin dengan kemampuan keuangan yang sangat sedikit tetapi bisa bertahan dan merubah daerah apalagi mengatur rakyat di gunung dengan keuangan dan harga-harga mahal," beber Lukas Enembe.

"Karena itu, sekali lagi saya minta kepada semua orang baik yang sakit hati (pihak yang kalah dalam Pemilukada) agar datang bergabung membangun Jayawijaya. Rendahkan diri, bantu Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih untuk kemajuan daerah kita," ajak Lukas Enembe.

Proses Pilkada Jayawijaya berjalan begitu panjang dan alot serta menelan biaya besar dan banyak waktu yang terbuang, sehingga pelayanan pemerintahan daerah berjalan kurang maksimal.

Karenanya, gubernur Lukas Enembe mengingatkan masyarakat dan semua komponen untuk merapatkan barisan dan bersatu membangun Jayawijaya.

"Untuk kesini (Wamena,red) melantik Bupati dan Wakil Bupati kami mengalami penerbangan yang tersulit dimana kami harus menunggu berjam-jam tapi itulah sebabnya karena ini menjadi tanda perubahan untuk Jayawijaya. Maka itu, pada kesempatan ini perkenankan saya selaku pribadi dan keluarga menyampaikan selamat dan sukses kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih," bebernya.

Gubernur juga meminta DPRD Jayawijaya agar dapat mendukung penuh bupati dan wakil bupati terpilih sehingga masyarakat yang sudah lama menunggu sentuhan pembangunan, dapat segera dilayani dengan kebijakan maupun program kerja pemimpin terpilih.

"Ini penting sebab adanya dukungan lembaga legislatif bisa memudahkan bupati dan wakil bupati dalam merencanakan program kerjanya. Dan jangan ada pengkotak-kotakan karena ada kepentingan poltitik dan kepentingan tertentu yang dapat menimbulkan perpecahan. Karena itu, sisa setahun masa jabatan DPRD maka gunakanlah untuk memahami hal ini dan dukung pelayanan pemerintahan bersama pimpinan yang sudah dilantik,"demikian Gubernur Lukas Enembe.[tho]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version