Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Pemprov Papua Dorong Terwujudnya Kemandirian Pangan

JAYAPURA(PAPOS)-Masih tingginya ketergantungan masyarakat Papua terhadap ketersediaan atau kebutuhan-kebutuhan konsumsi hewani atau daging dari luar Papua, tampaknya menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

 Karena itu, melalui visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Lukas Enember, SIP, MH dan Klemen Tinal, SE,MM yakni Papua bangkit, mandiri dan sejahtera, Pemprov Papua akan terus mendorong dan berkomitmen untuk terwujudnya kemandirian dibidang pangan.

  Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua TEA Heri Dosinaen, SIP saat membuka Rakor dan Sinkronisasi program kegiatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan (Keswan) di Hotel Grand Abe, Rabu (30/4).

  Untuk mewujudkan kemandirian pangan bagi masyarakat Papua, khususnya barang-barang kebutuhan daging maupun hewan ternak, pihaknya sangat memberikan apresiasi terhadap Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papu.

  Sebab kata dia, meskipun lembaga ini baru dibentuk melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 23 Tahu  2013, namun lembaga/instansi ini langsung bergerak cepat untuk menyusun program maupun langkah-langkah untuk mendorong terwujudnya kemandirian pangan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  “ Saya memberi apresiasi kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewaan, yang telah mampu menterjemahkan dan mengimplementasikan apa yang menjadi visi dan misi Gubernur yakni terwujudnya Papua bangkit, mandiri dan sejahtera,”ungkapnya.

  Untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur tersebut lanjutnya, dinas terkait yang ada di Kabupaten/Kota, agar mampu juga menangkap peluang tentang kebijakan Gubernur terkait pembagian dana Otsus 80 persen untuk Kabupaten/Kota dan 20 persen untuk Provinsi.

   Asumsi pembagian dana Otsus yang begitu besar bagi Kabupaten/Kota ini menurut Sekda, karena Kabupaten/Kota bersentuhan atau berkorelasi langsung dengan masyarakat, sehingga diharapkan dana yang begitu besar yang turun ke Kabupaten/Kota itu, bisa digunakan untuk program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  “ Saya berharap melalui kegiatan Rakor dan sinkroniasi pembangunan dibidang peternakan dan kesehatan hewan ini, Dinas ini dapat bekerja lebih optimal lagi untuk kepentingan kesejahteraan rakyat dengan mengintensifkan koordinasi dan sinkronisasi dengan kabupaten/kota.”tandasnya. (nur) 

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version