Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(0 pilihan)

Realisasi Dana BLM Respek Papua Tunggu Petunjuk

BIAK [PAPOS]- Realisasi penyaluran dana bantuan langsung masyarakat (BLM) program Rencana Strategis Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Respek) sebesar Rp100 Juta/kampung untuk Provinsi Papua 2013 masih menunggu petunjuk teknis dari Gubernur.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Umar Saleh di Biak baru-baru ini mengaku, pihaknya masih menunggu keputusan Gubernur Papua mengenai juknis penyaluran, pemanfaatan serta penggunaan dana BLM Respek tersebut.

"Meski dana BLM sudah disiapkan pemerintah, namun anggaran tersebut belum bisa dicairkan, karena secara keseluruhan Kabupaten/Kota belum mendapat juknis Gubernur Papua mengenai realisasi pencairan anggaran," ujar Umar Saleh.

Ia menambahkan, seluruh kampung yang menjadi sasaran program Respek sangat menantikan bantuan dana langsung dari pemerintah Provinsi Papua yang disalurkan melalui BPMK setempat.

Pihak BPMK sendiri, lanjut Umar, tidak bisa memberikan jadwal yang pasti terhadap pencairan dana bantuan langsung masyarakat program Respek Papua, karena sedang menunggu keluarnya keputusan Gubernur Papua terhadap penyaluran dana tersebut.

"Program Respek Pemprov Papua yang memberikan dana bantuan langsung masyarakat lewat tim pengelola kegiatan kampung sangat bermanfaat serta menyentuh kebutuhan masyarakat untuk berbagai keperluan pembangunan di desa, kepulauan dan distrik," tutur Umar Saleh.

Dari pelaksanaan program Respek 2009/2010 di Kabupaten Biak Numfor, menurut Umar Saleh, dimanfaatkan warga kampung membangun jalan desa, pendidikan, pelayanan kesehatan, rumah layak huni, jamban keluarga, pertanian, peternakan dan kebutuhan lainnya.

Hingga Februari 2013 sejumlah pengelola kegiatan kampung di Kabupaten Biak Numfor sangat berharap dana bantuan langsung masyarakat program Respek Papua segera bisa digulirkan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan masyarakat di wilayah itu. [ant/ias]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version