Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(1 Pilih)

Bupati Yapen Didaulat Menjadi Sesepuh KKBS

Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos usai didaulat sebagai sesepuh orang Batak

SERUI [PAPOS]-Kerukunan Keluarga Batak (KKBS) Serui sekitarnya mendaulat Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos sebagai sesepuh orang batak di Kabupaten Kepulauan Yapen. Prosesi acara tersebut berlangsung melalui ramah tamah warga KKBS dengan Bupati Yapen dan Trio Lamtama di halaman Hotel Kelapa Dua, baru-baru ini.

Pendaulatan Bupati Yapen sebagai Sesepuh warga batak di Yapen, di hadiri Ir. Yance Banua bersama istri, Ny. Peky Banua dan seluruh pengurus KKBS, para penasehat dan warga batak yang ada di Serui dan Waropen turut menyaksikan proses penganugerahan adat yaitu penyematan adat budaya Batak yaitu Ulos kepada Bupati.

Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos mengemukakan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada masyarakat Batak yang telah menganugerahkan atau mengangkat dirinya menjadi sesepuh masyarakat Batak. Bahkan ia mengakui bahwa acara ramah tamah dengan masyarakat Batak secara resmi berlangsung baru pertama kalinya, namun demikian ia menyadari bahwa hubungannya dengan masyarakat batak baik dalam proses demokrasi sebelumnya berjalan baik.

"Dalam pesta demokrasi sebelumnya, saya melakukan hubungan baik dengan warga masyarakat Batak, oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada warga Batak yang ada di Serui dalam pesta demokrasi itu," katanya.

Kedekatannya dengan warga batak, kata Bupati, ia memiliki banyak teman dan pengalaman dengan orang batak ketika menjadi anggota DPD RI. "Waktu saya menjadi anggota DPD, saya sering ke Medang, dan banyak teman saya dari Medan di DPD," katanya.

Acara ramah tamah Bupati dengan Trio Lamtama dan warga Batak di Serui, ia sangat memberikan apresiasi kepada warga dan pengurus batak di daerah ini. Oleh karena itu, ia mengharapkan supaya warga batak saling memberikan dukungan dalam pembangunan yang akan ia jalankan bersama Wabup selama lima tahun.

 Adat budaya Batak yaitu tor-tor sebelum penyematan ulos kepada Bupati yang diserahkan penasehat bersama Ketua KKBS, terus bergema di kumandangkan Trio Lamtama, sehingga suasananya begitu meriah, mulai menyambut kedatangan Bupati bahkan sampai proses adat.

Arti penyematan ulos kepada Bupati Yapen, kata penasehat KKBS, Mulester Saragih bahwa masyarakat Batak mengangkat Bupati Yapen menjadi Sesepuh di kabupaten kepulauan Yapen. Sedangkan makna dari ulos, kata Saragih, Bupati menjadi pelindung bagi masyarakat batak di Yapen. Disamping itu, masyarakat Batak siap mendukung dan menyukseskan program pembangunan yang di canangkan Bupati dan Wabup selama lima tahun. [rin]

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version