|
JAYAPURA (PAPOS)-Program Kodim 1701 Jayapura untuk memajukan warga masyarakat kampung Bangai Distrik Kemtuk Gresik Lembah Grime Nawa dalam program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) kerjasama dengan pemda Kabupaten Jayapura disambut baik oleh warga masyarakat Bangai.
Kepala suku kampung Bangai Petrus mengaku rasa senang atas kerjasama pemerintah dengan TNI dalam memajukan kampung Bangai melalui program TMMD. Karena itu, ke depan dalam program TMMD Pemda bersama TNI diharapkan lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur untuk kemajuan kampung tersebut. “Kita ingin yang pertama infrastruktur terlebih dahulu dibangun kemudian yang paling terpenting bagi kami adalah masalah pendidikan bagi anak-anak kami,” ujar Petrus kepada Dandim saat bersama perwakilan-perwakilan Pemda di kampung Bangai, Selasa (3/2) lalu. Dikatakan lagi saat ini masalah yang dihadapi oleh warga adalah masalah pendidikan, kesehatan dan juga air bersih, tidak tersedianya air bersih inilah yang menjadi pemicu terhambatnya pembangunan pendidikan dan juga kesehatan. Dikatakan lagi di kampung tersebut telah ada tenaga guru yang diperbantukan hanya karena tidak adanya persediaan air bersih, akhirnya para guru maupun tenaga medis memilih untuk meninggalkan tempat tersebut. Untuk itu diminta kepada TNI dan Pemda agar memperhatikan masalaha air bersih karena dengan tersedianya air bersih, maka semua permasalahan yang dialami warga selama ini akan teratasi. Dandim Jayapura Letkol Inf Imam santosa MA mengatakan infrastruktur merupakan factor utama dalam program TMMD. Kemudian pendidikan dan masalah kesehatan. Untuk itu bersama Pemda Dandim akan memprioritaskan pembangunan infrastuktur kemudian masalah pendidikan dan kesehatan serta lainnya. “Kita akan prioritaskan terlebih dahulu infrastruktur karena tujuan dari TMMD ini adalah memajukan kampong Bangai setara dengan kampong-kampung lainnya,” ujar Dandim kepada wartawan, Rabu lalu. Setelah pembangunan infrastruktur dilakukan maka pengembangan di bidang pendidikan dan kesehatan juga akan difungsikan kembali dengan mendatangkan tenaga pengajar atau memanfaatkan tenaga yang ada misalnya babinsa setempat atau mendtangkan dari luar yang tentunya akan dkoordinasikan dengan pihak Pemda. Petrus yang saat itu mewakili warga kampong Bangai mengungkapkan setuju akan dilakukan pembangunan infrastruktur hanya saja perlu dilakukan perjanjian antara warga dengan pihak TNI diataranya perjanjian tentang apabila dilakukan pembangunan tidak ada satu pun kayu atau besi yang berasal dari dala kapung Bangai dikeluarkan untuk pembangunan serta tidak ada tindak kekerasan terhadap warga yang dilakukan oleh TNI. Dandim mengatakan menyetujui permintaan warga tersebut hanya saja dikatakan perlakuan tindak kekerasan yang dialami warga dilakukan oleh oknum bukan kesatuan TNI dan apabila warga mendpati tindak kekerasan tersebut maka warga perlu melaporkan hal tersebut namun harus didasari dengan bukti-bukti yang kuat.(lina)
|