|
JAYAPURA (PAPOS) - Ratusan Mahasiswa Universitas Cenderawasi yang tergabung dalam mahasiswa pedului pendidikan kembali melakukan aksi pelalanagn terhadap Kampus baru waena Rabu (16/12) kemarin.
Pemalangan tersebut dilakukan sekitar pukul 08.00 Wit sampai dengan pukul 11.00 Wit barulah mahasiswa membuka palang.
Tuntutan mahasiswa yang melakukan Aksi masih sama seperti aksi pemalangan sehari sebelumnya, Selasa (15/12) yakni memprotes kebijakan pihak Rektorat yang dinilai kurang memperhatikan hak-hak mahasiswa.
Tuntutan mahasiswa masih sama seperti aksi sebelumnya yaitu memintah pihak Rektorat Uncen untuk mengoperasikan bis mahasiswa kembali sesuai jam-jam perkuliaan dari pagi sampai sore hari.
Tuntutan ke dua meminta pihak Rektor untuk memjelaskan kepada mahasiswa mengenai semua dana beasiswa yang mengalir di Uncen.
Akibat aksi pemalangan tersebut aktifitas perkuliahan di Kampus Universitas Negeri tersebut sempat tidak bisa berjalan dan banyak mahasiswa memilih pulang ke rumah masing-masing.
Para mahasiswa yang melakukan pemalangan menuntut agar Rektor datang menemuhi mereka, baru mereka mau membuka palang tersebut.
Namun menurut informasi, karena Rektor masih diluar daerah sehingga Pembantu Rektor I dan II datang dan melakukan megosiasi dengan para mahasiswa yang melakukan aksi pemalang tersebut akhirnya para itu mahasiswa membuka palang.
Saat bertemu dengan PR I dan PR II, Mahasiswa yang melakukan aksi pemalangan menyerakan aspirasi yang ditulis dalam selembar kertas untuk di tindak lanjuti.
Pembantu Rektor I Uncen, Drs. Naftali Sanggenafa,M.Si yang menemuhi para mahasiswa saat melakukan pemalangan berjanji akan melanjutkan aspirasi tersebut kepada Rektor. Setelah palang dibuka aktivitas perkuliahan kembali berjalan lancar seperti biasanya.(eka)
|