DKP Kepulauan Yapen Tenggelamkan Rumpon Dasar Laut Tingkatkan Produksi Nelayan

DKP Kepulauan Yapen Tenggelamkan Rumpon Dasar Laut Tingkatkan Produksi Nelayan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Yapen Daniel Reba bersama para penyuluh perikanan sebelum penenggelaman Rumpon.

SERUI[PAPOS]- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mengupayakan peningkatan produksi masyarakat nelayan, guna meningkatkan hasil tangkapan nelayan Dinas Perikanan dan Kelautan melakukan tradisi tradisional dengan menenggelamkan runpon dasar laut di perairan Ransaroni Menawai, rabu (6/11)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daniel Reba, SE saat proses penenggelaman Rompon di kampung Ransaroni kepada wartawan mengatakan bahwa penenggelaman rumpon dilaksanakan oleh dinas perikanan dan kelautan bersama penyuluh perikanan kabupaten kepulauan Yapen.

“Dinas perikanan kepulauan Yapen bersama penyuluh akan menenggelamkan Rumpon dasar laut, rompon ini akan kita bawa ke tengah laut kampung ransaroni distrik angkaisera,”Kata Daniel Reba.

Lebih lanjut Daniel menyampaikan rumpon akan ditenggelamkan di radius 200 meter dari daratan dikedalaman 20 meter, pembuatan rumpon ini merupakan sarana untuk membantu nelayan lebih mudah mendapatkan hasil tangkapan.”Jadi fungsinya ketika rumpong berada di dasar laut ikan-ikan akan banyak berkumpul di sekitaran runpon, ibarat rumah dimana akan banyak gerombolan gerombolan ikan yang hadir di dekat rumpon sehingga nelayan akan lebih mudah memancing dan mendapatkan ikan,”ujarnya.

Penenggelaman runpon yang menyakini dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan, Disnas Perikanan dan Kelautan kepulauan Yapen sebelumnya telah melakukan penenggelaman runpon di daerah perairan Rambai, begitu juga hari ini dilakukan di perairan ransaroni dan selanjutnya akan dilakukan penenggelaman di daerah kampung Menawi, kampung banawa dan Kampung Ketuapi.

Sementara itu Matmon sineri kordinator penyuluh perikanan kabupaten Kepulauan Yapen yang turut dalam kegiatan menyampaikan bahwa dibuatnya runpon sebagai rumah ikan, dimana runpon tersebut dibaut dari bahan ramah lingkungan sehingga tumbuhan maupun ikan yang ada didasar laut dapat berkembang biak disekitar runpon.

“Manfaatnya besar sebagai rumah ikan ikan mudah berkumpul disitu dan nelayan dengan mudah mendapat ikan bahan itu ramah lingkungan termasuk tumbuhan dan hewan di dasar laut bisah tumbuh dan berkembang biak di situ,” ungkap Sineri.

Untuk biaya pembuatannya runpon ini Matmon sineri mengaku hasil dari kerjasama penyuluh perikanan dengan total pembuatannya jika di rupiahkan sekitar 3-4 juta.
“Bahan semua kita bisa totalkan 3 – 4 juta itu teman teman penyuluh yang kumpul, kita patungan,”Ucapnya.

Lanjut matmon menjelaskan untuk pemanfaatan rumpon tersebut, nelayan hanya menunggu tiga sampai satu minggu kedepan.
“tiga sampai satu minggu setelah runpon di tenggelamkan dimungkinkan ikan sudah berkumpul jadi nelayan sudah bisa memancing,”Pungkasnya.(itink/rich)

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below