Sekda: Penyataan Pengunduran Diri Wabup Nduga Situasional

Sekda: Penyataan Pengunduran Diri Wabup Nduga Situasional
Sekda Papua Hery Dosinaen

JAYAPURA [PAPOS] – Sekda Papua Hery Dosinaen menilai pernyataan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Wentius Namiangge hanya sebatas pernyataan situasional.

Sekertaris Daerah Papua, T.E.A Hery Dosinaen kepada pers di Jayapura, Senin (13/1) menyebut, pernyataan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Wentius Nemiangge dihadapan ratusan masyarakat yang berkumpul di lapangan bandara Kenyam, Senin, 23 Desember 2019 lalu merupakan pernyataan situasional. Dimana saat itu masyarakat Nduga tengah berduka, menyusul tewasnya seorang warga, Hendrik Lokbere yang diduga ditembak oleh aparat keamanan

“Bagi kami melihat (pernyataan undur wakil bupati) itu sebagai satu kearifan lokal yaitu satu pemimpin yang tentunya dalam situasi situasional, bagaimana dia merasa memiliki masyarakat, sebagai kepala perang. Sebenarnya itu untuk meredam emosi masyarakat,” ungkap Sekda
Namun menurutnya, memang terkadang orang membuat satu konklusi berdasarkan pernyataan itu, dan mengembangkan atas dasar kepentingan politik lokal.

“Jadi sepanjang tidak ada (surat pengunduran diri) secara resmi, kami belum bisa menindaklanjuti. Dan pemerintahan akan berjalan seperti hari hari biasanya, dimana Wentius Nemiangge tetap sebagai Wakuil Bupati Nduga.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menyayangkan keputusan pengunduran diri yang dianggap kurang bijaksana.

” Mundur atau tidak sebagai pejabat daerah itu ada mekanisme yang mengatur soal (pengunduran) itu. Kami berharap, pemimpin juga harus lebih arif dan bijaksana dalam melihat hal ini secara lebih luas. Apakah dia mengundurkan diri itu sifatnya harfiah atau mundur secara politik,” ujar Klemen.[tho]

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below