by

Tahun Ini, Jumlah Kelulusan di Papua Alami Penurunan

-Info Papua-1,958 views

JAYAPURA [PAPOS] –  Jumlah siswa-siswi yang lulus SMU/SMK ujian nasional (UN) di Papua tahun ajaran 2020/2021 mengalami penurunan jika dibanding tahun lalu.

 

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan sebanyak 238 Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menyelenggarakan Ujian Nasional dengan tiga mata pelajan, yakni Bahasa Indonesia, IPA dan IPS, dengan jumlah siswa sebanyak 20.745 orang.

 

“Yang dinyatakan lulus sebanyak 20.285 orang atau 97,78 peren atau alami penurunan satu persen jika dibanding tahun lalu,” Katanya.

 

Dibandingkan dengan tahun lalu, peserta yang mengikuti ujian 20.68 orang yang lulus 19,708 orang atau 98.20 persen arrinya lebih besar dari tahun lalu Tahun ini mengalami penurunan sekitar satu persen Penyebabnya ketidak lulusannya pertama Covid-19 karena ada beberapa siswa yang tidak datang melapor ke sekola.

 

“Dari 20.745 siswa yang mengikuti UN sebanyak 460 siswa dinyatakan tidak lulus,” Ujarnya.

Menurutnya, penyebab ketidaklulusan 460 siswa di Papua karena dipengaruhi pandemic Covid-19. Dimana, banyak siswa yang tak melapor dan tidak aktif di sekolah, padahal siswa tersebut terdaftar sebagai peserta ujian nasional. Selaian itu, saat pelaksaan ujian ada siswa yang tidak mengikuti maupun meninggal dunia.

 

Mantan Sekda Lanny Jaya ini berharap, para siswa yang sudah dinyatakan lulus bisa diterima di berbagai perguruan tinggi di Papua maupun di provinsi lainnya. Sementara 24 siswa dari 7 sekoloah SLB di Provinsi Papua yang mengikuti ujian semuanya dinyatakan lulus.

 

Untuk program paket C, lanjutnya, pada pendaftaran pertama sebanyak 3.862 orang, tetapi yang mengikuti ujian hanya 3.487 orang, 375 orang tidak mengikuti ujian dan dinyatakan tidak lulus.

 

Sohilait menambahkan, dua pekan kedepan Dinas Pendidikan akan mengumumkan kelulusan untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengumuman SMK mengalami keterlambatan disebabkan karena para siswa masih melakukan Ujian Praktek.

 

Selain itu, ada beberapa SMK yang siswanya mengikuti praktek di sekolah lain, sehingga masing-masing sekolah masih menunggu nilai prakteknya. Akhir bulan Mei atau awal Juni sudah kita umumkan kelulusan siswa SMK, ucapnya.[tho]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed