by

Pelatihan Penerapan Prinsip Personal Hygiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Ikan Asap di Sentra Ikan Asap Kelurahan Hamadi, Kota Jayapura, Papua

JAYAPURA(PAPOS) – Upaya peningkatan mutu dan keamanan produk perikanan lokal terus diperkuat melalui kegiatan pelatihan bertajuk “Penerapan Prinsip Personal Hygiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Ikan Asap” yang dilaksanakan di Sentra Ikan Asap Kelurahan Hamadi, Kota Jayapura, Papua.

Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM mama-mama Papua yang selama ini menjadi penggerak utama produksi ikan asap di wilayah tersebut.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen program studi Ilmu Perikanan FMIPA UNCEN yang terdiri atas Dr. Ervina Indrayani, Vyona Mantayborbir, Lalu Panji Imam Agamawan, dan Fransina Alfonsina Izaac.

Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam menerapkan prinsip higiene personal dan sanitasi guna menghasilkan produk ikan asap yang higienis, aman, dan berdaya saing.

Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdi menekankan pentingnya penerapan kebersihan diri pekerja, sanitasi peralatan, serta pengelolaan lingkungan produksi yang memenuhi standar keamanan pangan.

Peserta mendapatkan materi teoritis sekaligus praktik langsung, mulai dari penanganan bahan baku, proses pengasapan yang higienis, hingga teknik pengemasan yang lebih aman.

Dr. Ervina Indrayani selaku ketua tim menyampaikan bahwa penguatan aspek higiene dan sanitasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk ikan asap lokal.

“Mama-mama Papua memiliki potensi besar dalam usaha pengolahan ikan asap. Melalui pelatihan ini, kami mendorong peningkatan standar kebersihan agar produk yang dihasilkan semakin dipercaya konsumen dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan praktik. Para mama-mama Papua menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan usaha mereka sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Sentra Ikan Asap Hamadi dapat semakin berkembang sebagai pusat produksi ikan asap yang tidak hanya mempertahankan cita rasa khas lokal, tetapi juga memenuhi standar higiene dan sanitasi yang baik.

Tim pengabdi juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan lanjutan guna memastikan praktik yang telah dilatihkan dapat diterapkan secara konsisten.(***)