by

Gedung Baru Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Waropen Diresmikan Bupati

-Daerah-1,134 views

WAROPEN[PAPOS]-Bupati Waropen, Yeremias Bisai,SH meresmikan gedung baru Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Waropen,Senin(20/05/2019) kemarin. Peresmian Gereja Paroki Bunda Maria Serui ini ikut dihadiri oleh Uskup Jhon Philip Saklil yang sengaja datang dari Timika didampingi beberapa orang Pastor dan Suster.Sedangkan peresamian gedung gereja baru ini ditandai dengan penandatangan batu prasasti oleh Bupati Yermias Bisai bersama Uskup Jhon Philip.

Sebelumnya Pembangunan gedung baru yang dimulai sejak tahun 2017 lalu ikut digagas oleh mantan penjabat Bupati Waropen Drs FX Mote,M.Si dengan anggaran hampir mencapai Rp 4 milyar dari berbagai sumber dana mulai dana dari swadaya umat, Bantuan pemerintah daerah dan donatur.

Bupati Yermias Bisai dihadapan umat katolik dinegeri seribu bakau dan para undangan mengucap syukur karena umat katolik di Waropen sudah membantu pemerintah daerah untuk merubah penampilanya karena dapat menyelesaikan pembangunan gedung gereja baru yang besar dan megah bahkan Dia mengaku sengaja meluangkan waktunya untuk mengikuti peresmian ini meskipun ada jadwal perjalanan dinas keluar daerah.

“ Warga katolik diwaropen bersama pemerintah daerah dan masyarakat telah bekerja keras hari ini terbukti bahwa bangunan semegah ini terbangun dan sangat menyenangkan lagi karena bapak Uskup datang “ ucap Yermias.

Pada kesempatan itu Bupati mengingatkan kepada seluruh umat katolik untuk memahami Tri Panggilan Gereja yakni Bersekutu , Melayani dan Bersaksi sehingga gedung gereja yang besar ini hendaknya tidak memberikan kesempatan kepada setan untuk masuk didalam artinya bahwa setiap hari minggu umat katolik harus bisa memenuhi gedung gereja guna mengikuti ibadah.

Bupati juga berpesan kepada anak-anak yang menerima Sakramen krisma agar benar-benar bertanggungjawab menjadi umat katolik karena mulai hari ini mengemban tugas berat yakni memikul salib Yesus sampai akhir hidup dan memahami arti salib.

“Arti salib adalah menjaga hubungan pribadi kita dengan Tuhan dan menjaga hubungan dengan sesama kita, Jangan baru saja menyatakan sikap ikut Kristus nanti setelah pulang melakukan hal-hal yang tidak terpuji “ ujar Bupati Yermias.

Sementara itu Uskup Jhon Philip Saklil mengemukakan bahwa umat katolik di Waropen tetap meminta perlindungan dan belajar dari Santo Yosep karena Dia terkenal oleh kesetiaan dan kesederhanaannya sehingga diharapkan kepada seluruh umat dapat mengikuti sifat-sifat Santo Yosep.
Menurutnya Stasi Santo Yosep merupakan salah satu daerah yang paling jauh dari Keuskupan Timika karena Keuskupan Timika meliputi 14 kabupaten yang sebagian besar berada diwilayah Papua tengah .

“Kabupaten Waropen merupakan daerah yang memiliki tanah subur dan indah karena terletak dipesisir pantai serta memiliki kekayaan alam yang melimpah” kata Uskup Jhon Philip Saklil.

Uskup mengaku Kabupaten Waropen saat ini semakin berkembang karena sudah banyak perubahan hal itu terlihat disepanjang jalan dari Pelabuhan menuju lokasi gereja Santo Yosep tidak ditemui lagi rumah-rumah transmigrasi.

“ Saya mendengar Bandar udara sudah ada dan kelihatannya perputaran uang cukup baik karena terlihat banyaknya berdiri kios-kios, Memang daerah ini memiliki potensi besar untuk lebih maju” ujar Uskup Jhon Philip Saklil.

Diakhir peresmian Bupati Yeremias Bisai berkesempatan memeberikan bantuan 2 unit Air Condisioner (AC) dan 1 Unit Generator kepada umat Katolik Stasi Santo Yosep yang diserahkan langsung kepada uskup Jhon Philip Saklil [THINK]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed