by

Pemkab Keerom Segera Kelola Pabrik Petatas Yang Terbengkalai

-Daerah-1,319 views

JAYAPURA [PAPOS] – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, mengungkapkan bila pabrik petatas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua yang terbengkalai di Kampung Arsopura, Distrik Skanto, akan segera digunakan petani setempat.

Hal ini ia pastikan setelah ada koordinasi secara lisan antara dirinya dengan Penjabat (Pj) Sekda Papua, Doren Wakerkwa.

“Komunikasi secara lisan sudah jalan, mudah-mudahan kadis pertanian siapkan suratnya secepatnya. Namun secara lisan sudah setuju,” ujarnya di Keerom.

Ridwan memastikan, prosedur secara formal akan segera dilakukan melalui kelompok tani di Kampung Arsopura dan didukung oleh Pemkab Keerom.

Selain akan memakai lahan seluas 10 hektar, para petani juga akan memanfaatkan mesin-mesin yang ada di lokasi tersebut.

“Kita akan menyurat ke Gubernur melalui Sekda untuk pinjam pakai lahan, selain pinjam pakai lahan, kita juga pakai untuk menjaga asset pemerintah,” kata dia.

Menurut Ridwan, pemanfaatan aset oleh petani di Keerom tersebut justru akan menyelamatkan aset Pemprov Papua karena selain dari sisi ekonomi akan membantu para petani, aset-aset tersebut juga tidak akan disalah gunakan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.

Areal pabrik seluas 10 hektare dan sebagian besar masih berupa lahan kosong, terang Ridwan, akan digunakan oleh para petani untuk bercocok tanam.

Untuk bangunan gang tersedia, nantinya para petani akan menggunakannya untuk tempat mesin pengolahan produk tani.

Untuk komoditi yang akan ditanam, Ridwan menyebut jagung dan singkong akan menjadi pilihan utama.
Sebelumnya pada Minggu (1/11/2020), Pjs. Bupati Keerom bersama Ketua DPRD Keerom Bambang Wijianto meninjau pabrik petatas tersebut setelah sebelumnya melakukan panen perdana jagung kering.

Melihat areal pabrik dan juga asetnya yang sudah tidak terawat, Ridwan menyetujui usulan agar areal tersebut bisa dipinjamkan kepada petani setempat.[tho]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed