by

Seleksi JPT Pratama Mamberamo Tengah Masuk Tahap Penulisan Makalah dan Wawancara

JAYAPURA(PAOS).- Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah menggelar tahapan penulisan makalah dan wawancara.

Kegiatan yang dipimpin oleh Komisioner Ketia Pansel JPT Pratama Agustinus Fatem.didampingi anggota yang tiga anggota berlangsung selama dua hari di Hotel Horison Kotaraja, 27–28 Maret 2026.

Seleksi ini merupakan tindak lanjut rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pengisian jabatan struktural di lingkungan Pemkab Mamberamo Tengah.

Ketua Pansel JPT Pratama Agustinus Fatem menjelaskan, awalnya terdapat lima posisi yang diusulkan. Namun, atas arahan Bupati, jabatan Kepala Dinas Sosial dialihkan melalui mekanisme uji kompetensi atau rotasi pejabat yang sudah ada.

“Sehingga, seleksi terbuka kali ini fokus pada empat jabatan, yaitu Kepala BPKAD, Kepala BPBD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Dispendukcapil,” ujarnya.

Sejak dibuka pada Februari lalu, tercatat 26 orang mendaftar. Setelah verifikasi administrasi, 12 orang dinyatakan memenuhi syarat. Dari jumlah tersebut, 11 orang mengikuti asesmen langsung, sementara satu peserta menggunakan hasil asesmen sebelumnya yang masih valid sesuai Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019.

Dia memaparkan bahwa seleksi ini mengacu pada Permen PAN-RB No. 15 Tahun 2019. Kompetensi yang diuji meliputi tiga aspek utama,Manajerial dan Sosial Kultural: Dilakukan oleh asesor dari Lembaga Administrasi Negara (LAN),Kompetensi Teknis: Melalui penulisan makalah dan wawancara langsung oleh tim Pansel.

“Kami sudah melakukan pleno. Hasilnya akan disampaikan kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Bupati kemudian akan melaporkan tiga nama terbaik di setiap jabatan ke BKN untuk mendapatkan persetujuan sebelum pelantikan,” jelasnya.

Pansel menargetkan berkas hasil seleksi diserahkan ke BKN pada pekan depan. Berdasarkan SOP di BKN, rekomendasi diharapkan terbit dalam lima hari kerja.

“Mungkin setelah peringatan Paskah, Pak Bupati sudah bisa melakukan pelantikan. Kemungkinan seluruh hasil seleksi, termasuk seleksi Sekda dan uji kompetensi rotasi sebelumnya, akan dikumpulkan untuk pelantikan serentak,” ucapnya.

Terkait kualitas peserta, dia memberikan catatan positif. Meski terdapat tantangan dalam menuangkan ide ke dalam tulisan dalam waktu 2,5 jam, secara lisan para peserta dinilai memiliki pemikiran yang menarik untuk pengembangan karier ASN.

Ia menekankan bahwa seleksi terbuka adalah syarat wajib bagi ASN untuk menduduki jabatan eselon II ke atas. Berbeda dengan jabatan pengawas atau administrator yang cukup melalui penilaian atasan, JPT Pratama harus melalui seleksi ketat karena
mereka dipersiapkan menjadi talenta nasional.

“Ke depan, kita akan menerapkan sistem merit. ASN yang masuk posisi JPT akan masuk ke dalam database manajemen talenta nasional, sehingga mereka bisa mobilisasi antar-instansi sesuai kebutuhan negara,” imbuhya.(***)

News Feed