Debu Material Peningkatan Jalan Poros Batu zaman- Nonomi Ganggu Warga

Debu Material Peningkatan  Jalan Poros Batu zaman- Nonomi Ganggu Warga
Salah satu warga berupaya melakukan penyiraman badan Jalan untuk mengurangi Debu .

Waropen (Papos)-Pemerintah daerah kabupaten waropen terus menggenjot pembangunan di berbagai bidang dan salah satunya bidang infrastruktur peningkatan jalan poros Urfas-Waren.Peningkatan pembangunan jalan poros utama Urfas-Waren sepanjang 1,65 Km di Kampung Batu Zaman hingga kampung Nonomi tampak tidak bersahabat, Pasalnya pembangunan jalan yang tengah tahap pengerjaan ini masih rata dengan material lapisan awal sehingga dirasakan sangat mengganggu warga , Debu material yang berterbangan membuat warga tidak leluasa melakukan aktifitasnya.

Indro Does Mundoni salah satu warga Nonomi yang terkena dampak debu material kepada awak media ini menuturkan sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang terus melakukan Peningkatan jalan poros tersebut namun pemerintah diharapkan ada perhatian penuh untuk secepatnya dilakukan pengaspalan badan jalan.

Menurutnya lapisan peningkatan jalan yang belum diaspal menimbulkan debu, akibatnya berdampak pada aktivitas warga yang melewati jalur tersebut, bahkan dampaknya suda dirasakan oleh anak anak yang berada di jalur tersebut.

“Kasian masyarakat apalagi anak anak dan ibu ibu yang berjualan disepanjang jalan, karena debu anak anak suda mengali mata merah,” ucap Mundoni ,Rabu (13/11)

Selaku warga yang mengalami dampak debu dari material itu Indro Mundoni berupaya melakukan penyiraman untuk mengurangi polusi udara.” Saya suda melakukan penyiraman ini selama seminggu, karena ketika kendaraan lewat menimbulkan debu yang sangat tebal hingga sampai ke pemukiman warga,” ujar Indro.

Ia berharap, pihak perusahaan agar secara aktif melakukan penyiraman disepanjang ruas jalan agar mengurangi debu dari material itu.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepihak perusahaan PT Modern waropen selaku pelaksana pekerjaan mengaku bahwa penyiraman jalan terus dilakukan, namun panas yang begitu tinggi diwilayah waropen mengakibatkan kondisi material cepat kering dan menimbulkan debu kembali. “Kita memang suda mengantisipasi debu ini sebelumnya, dan sementara ini kami masih menunggu droping material dari Manokwari,”

Untuk pengerjaan peningkatan Jalan ini Bram selaku pengawas PT Moderen mengatakan secepat akan melakukan pengaspalan. (rich/itink).

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below