OPD Yapen Belum Dapat Nikmati Fiber Optic Tahun ini

OPD Yapen Belum Dapat Nikmati Fiber Optic Tahun ini

Serui, (Papos) – Jaringan Fiber Optic yang sudah tersedia sejak 2018 lalu di kepulauan Yapen belum juga dimanfaatkan, hal ini dikarenakan belum tersedianya anggaran instalasi jaringan untuk OPD Pemda kabupaten Kepulauan Yapen.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Yapen Wellem Zaman Bonai kepada wartawan (11/11), mengatakan, penyambungan jaringan Fiber Optic di wilayah kabupaten kepulauan Yapen tepatnya di Kabuena Distrik Angkaisera sudah tersedia sejak 2018 lalu. Namun pemanfaatan jaringan ini belum bisa dirasakan karena terkendala anggaran pemasangan kesetiap kantor OPD.

“Fiber optic itu Kepulauan Yapen paling siap dari seluruh kabupaten di Papua karena bulan Mei tahun 2018 itu sudah selesai tinggal dimanfaatkan oleh Pemda, namun proses pemanfaatan oleh Pemda sampai terakhir pembahasan di anggaran perubahan tidak sedia anggaran,” ucapnya.

Untuk proses pembangunan fiber optic ini Wellem mengaku bahwa perusahaan Moratel selaku pihak ketiga dari Kementrian Kominfo sudah didatangkan guna menghitung besaran anggaran yang diperlukan dalam pembangunan tersebut, untuk pengadaan anggaran sendiri akan di masukkan di APBD 2020.

“Pihak moratel sudah kami hadirkan disini pada bulan Oktober akhir, kita sudah mensurvei dan menghitung segalanya, Udah kita hitung dananya 1,7M cuma dalam anggaran perubahan 2019 tidak tersedia akan diadakan di tahun 2020,” kata Wellem.

Lebih lanjut Wellem menyampaikan, penggunaan fiber optic di Yapen diproyeksikan masih di tingkat OPD dan tempat pelayanan umum.
“penggunaan fiber optic yang pertama akan digunakan pemerintah OPD dan beberapa pelayanan di beberapa tempat umum, Sementara untuk kampung kampung akan di hitung di tahun 2020 maka pelayanan ini akan sampai ke distrik dan kampung menggunakan radio link,” ujarnya.

“Biaya pemasangan dari kabuena ke kantor dinas Kominfo sendiri itu sebesar 3M yang ditanggung oleh pihak Moratel, tanggungjawab Pemerintah Daerah ialah memasang dari kantor Kominfo ke seluruh OPD,” lanjut Wellem menyebutkan.

Ia mengungkapkan bahwa kantor Dinas Kominfo akan dijadikan sebagai pusat server. Guna mendukung itu perlu ketersediaan ruangan dan listrik yang memadai.

“Kantor Dinas Kominfo yang di rencanakan menjadi pusat server juga harus perlu di benahi karena seluruh dinas programkan akan memiliki ruang sendiri sendiri untuk menyimpan Server jadi Server seluruh Dinas di kepulauan Yapen itu akan terpusat di Dinas Kominfo didukung dengan satu ruangan yang dilengkapi dengan dukungan Listrik 24 jam,”ungkapnya.

Tambah Wellem menjelaskan dengan pembangunan jaringan fiber optic oleh perusahaan Moratel, Pemda Kepulauan Yapen akan memiliki backup data, sehingga apabila terjadi problem , dengan cepat dapat dikembalikan.
“akan ada backup data dari Pemkab kepulauan Yapen oleh pihak moratel di Bali, artinya apabila terjadi problem di Dinas Kominfo Pemda tidak mati karena data kita ada di Bali yang langsung hidup. Pemasangan dari kabuena yang di backup oleh radio link juga,”pungkasnya.(rich/itink)

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below