Pdt.Rainer Schuneman Sebut GKI di Tanah Papua Paling Unik di Dunia

Pdt.Rainer Schuneman Sebut GKI di Tanah Papua Paling Unik di Dunia
Pdt Dr Rainner Scheunemann saat diarak dengan tari-tarian adat setempat.

Serui – Sejak awal berdirinya, GKI di Tanah Papua adalah suatu gereja yang bersifat oikumenis, dan bukan gereja kesukuan. Karena keanggotaannya berasal dari masyarakat adat Papua sendiri dan masyarakat dari berbagai suku yang ada di negara ini serta dari berbagai latar belakang keanggotaan gereja yang berbeda.

Kedudukan Gereja GKI di Tanah Papua pun dipandang unik serta luar biasa.”Sungguh hal yang luar biasa karena merupakan sepanjang sejarah Gereja di Dunia GKI di tanah Papua Gereja yang paling unik karena beranggotakan lebih 200 Suku sekitar 300 ribu orang jemaat,” sebut Pdt.Dr.Rainer Schunemann saat memberikan renungan pada prosesi ibadah HUT GKI ke-63 badan pekerja Klasis Yapen Selatan di alun-alun Kota Serui, Sabtu (26/10/2019).

Dalam momentum hari jadi ke-63 GKI di Tanah Papua Pendeta berdarah Jerman ini juga mengucapkan syukur atas berkat yang diterima Geraja GKI yang semakin dewasa.

“Orang Kristen, Gereja yang peduli dan melayani, hari ini harinya Tuhan kita bersyukur karena Tuhan memberikan berkat kepada GKI di Tanah Papua Hingga bisa mencapai usia yang ke-63 Tahun,” Ucap Pdt.Rainer.

Ditempat yang sama Bupati Kepulauan Yapen Tonny Tesar, S.Sos menyampaikan bahwa makna yang terkandung dalam peringatan HUT GKI Tahun ini adalah
Bahwa Tuhan Masih Memperkenangkan Eksistensi GKI di tanah Papua terus berkarya demi kemuliaan namaNYA diatas muka bumi.

Menurut Bupati Makna tersebut memberikan pesan bagi kita selaku pengurus dan warga gereja

Sementara itu ketua Klasis Yapen Selatan Pdt.Resly M. Birahi atasnama Badan Pekerja AM sinode GKI di Tanah Papua, mengucapakan terimakasih kepada warga jemaat yang tetap setia melakukan pelayanan yang dimulai dari menata diri sendiri dan Rumah tangga.(Itink/rich)

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below