by

Yalimo Terima Penghargaan Dari Kementerian Keuangan

-Daerah-1,995 views

JAYAPURA [PAPOS] – Kabupaten Yalimo kembali menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan, karena telah berhasil meraih opin WTP dari BPK sebanyak tiga kali berturut-turut.

Piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Burhani kepada Gubernur Papua Lukas Enembe dan 17 Kepala Daerah di Gedung Negara, Senin (18/10/2021).

Sekretaris Daerah Yalimo, Isak Yando usai menerima penghargaan itu menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Yalimo telah memperoleh opini WTP dari BPK sebanyak tiga kali berturut-turut.

“Opini WTP ini kita peroleh dengan perjuangan yang berdarah-darah. Walaupun situasi di Yalimo tidak begitu mendukung, namun Pemerintah tetap menegakan aturan dan administrasi, tetap kami pertahankan mendapat opini WTP. Pemerintah komitmen jangan sampai turun ke WDP lagi,” tutupnya.

Ia pun optimis, pihaknya kedepan bisa mengikuti jejak Pemda lain yang telah lima kali berturut-turut mendapat opini WTP.

Seperti diketahui Menteri Keuangan memberikan apresiasi berupa plakat penghargaan bagi sembilan Pemerintah Daerah di Papua atas prestasi Opini WTP lima kali berturut-turut.

Sembilan daerah itu, yakni Pemerintah Provinsi Papua, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Asmat, Jayawijaya, Merauke, Mimika, Kepulauan Yapen dan Kabupaten Nabire.

Bersamaan dengan itu, Menteri Keuangan juga memberikan piagam penghargaan bagi sembilan Pemerintah Daerah lainnya di Papua yang mendapatkan opini WTP dari BPK RI atas LKPD tahun 2020.

Burhani mengharapkan, pemberian penghargaan ini dapat memotivasi seluruh Pemda di Papua dalam pengelolaan keuangan Daerah menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Masih ada 12 Pemda yang belum meraih opini WTP. Harapannya penghargaan ini dapat memotivasi 12 Pemda tersebut untuk segera melakukan perbaikan-perbaikan atas laporan keuangannya, kemudian atas implementasi kebijakan pemerintah secara baik dan benar sehingga nantinya mereka bisa memperoleh WTP,” kata Burhani.

Ia kembali mengingatkan Pemda agar pencapaian WTP tersebut harus dibarengi pula dengan kualitas. Jika tidak, bukan tak mungkin di tahun mendatang bisa turun kembali menjadi WDP.

“Jadi jangan hanya sekedar mencari piagam atau plakat penghargaan, tapi harus dibarengi WTP yang berkualitas. Mudah-mudahan ini menjadi pemicu Pemda lain untuk lebih meningkatkan pengelolaan keuangannya yang transparan dan akuntabel,” bebernya.[tho]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed