by

Pelaksanaan Perdasus Belum Maksimal

JAYAPURA (PAPOS) – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan Perdasus No 23 Tahun 2008 telah ditetapkan pada 22 Desember 2008, namun dalam pelaksanaannya belum berjalan sebagaimana yang diharapkan, karena belum mampu mengurangi permasalahan tentang ulayat di Papua.

“Untuk itu perlu dilakukan refleksi terkait pelaksanaannya, agar dapat diidentifikasi akar masalah dan mendapatkan solusi sehingga maksud dari Perdasus ini dapat tercapai,” Ungkapnya saat semiloka “Quo Vadis” pengaturan pertanahan di Sasana Karya, Senin (22/7).

Menurutnya, Perdasus ini dilahirkan juga untuk merespon pemanfaatan tanah-tanah adat di Papua yang telah menimbulkan penurunan kualitas lingkungan, ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan dan penggunaan, kurangnya daya dukung lingkungan, peningkatan konflik dan kurang diperhatikannya kepentingan masyarakat adat serta kelompok masyarakat rentan lainnya.

“Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk menjaga keanekaragaman hayati dana memanfaatkan sumber daya alam dengan menggunakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua,” tandasnya.

Sementara itu Koordinator Wilayah VIII KPK, Adlinsyah Malik Nasution mengatakan banyaknya kasus sengketa kepemilikan tanah di Papua, yang bermuara pada persoalan hak ulayat atau tanah adat menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

“Kami banyak mendapat masukan terkait aset-aset pemerintah yang sudah bersertifikat, banyak digugat oleh para pemilik hak ulayat,”
“Kami tahu ada Perdasus Nomor 23 Tahun 2008 tentang Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat, namun hal ini perlu diluruskan. Untuk itu, kami akan membantu pemerintah untuk menyelesaikan,” kata Adlinsyah Malik Nasution.
Untuk itu, dirinya berharap lewat semiloka “Quo Vadis” pihaknya bisa mendapat laporan yang lebih konkkrit terkait pemasalahan tanah di Papua, khususnya yang terdaftar sebagai aset milik daerah.

“Silahkan sampaikan masukan kepada kami terkait semua itu. Dengan harapan kedepan langkah kita dalam menyelesaikan masalah aset akan semakin baik,” tambahnya.(tho)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed