by

Dosen UNCEN Terapkan Teknologi RAS di UPR Dunia Air untuk Akuakultur Berkelanjutan

JAYAPURA(PAPOS) – Tim dosen dari Program Studi Ilmu Perikanan dan Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih (UNCEN) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Dunia Air, Koya Timur, pada tanggal 21–22 Agustus 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Penerapan Recirculating Aquaculture System (RAS) untuk Waste Treatment dalam Akuakultur Berkelanjutan” dengan tujuan mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan dalam budidaya ikan.

UPR Dunia Air tengah mengembangkan usaha budidaya ikan, namun menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah tingginya kadar limbah organik pada kolam, yang berpotensi menurunkan kualitas air.

Kondisi ini berpengaruh pada kesehatan ikan, memperlambat pertumbuhan, bahkan dapat menurunkan hasil produksi. Selain itu, sistem monitoring kualitas air masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan sering terlambat dalam mendeteksi perubahan kondisi lingkungan.

Hal ini berdampak pada keberlanjutan usaha akuakultur yang mereka jalankan. Melalui program PKM ini, tim dosen UNCEN yang terdiri dari Vyona Mantayborbir, S.Pi., M.P selaku ketua, Lisda Oktavia Madu Pamangin, S.KM., M.Kes dan Yulindra M. Numberi, S.Si., M.Si sebagai anggota serta mahasiswa menawarkan solusi berupa penerapan Recirculating Aquaculture System (RAS) yang berfokus pada waste treatment.

Sistem ini memungkinkan air kolam digunakan kembali setelah melalui proses filterisasi, sehingga lebih hemat air dan ramah lingkungan.

Beberapa langkah nyata yang dilakukan dalam kegiatan ini antara lain: Pelatihan Teknologi Filterisasi Air Kolam sekaligus pemasangan 4 unit filter air.

Pemberian bantuan sistem monitoring dan kontrol kualitas air berbasis IoT (Internet of Things). Pendampingan penerapan manajemen monitoring dan kontrol kualitas air agar kualitas air kolam mitra dapat terus diperbaiki.

Dengan solusi tersebut, diharapkan terjadi perbaikan kualitas lingkungan kolam, peningkatan efisiensi monitoring, serta kenaikan kuantitas produksi ikan di UPR Dunia Air.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan, menjadi inspirasi, serta membawa kebaikan bagi masyarakat, khususnya pembudidaya ikan,” ujar Vyona Mantayborbir, S.Pi., M.P, dosen Prodi Ilmu Perikanan UNCEN selaku ketua tim pengabdian.

Pada.kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan terima kasih kepada mitra UPR Dunia Air yang telah berpartisipasi aktif, serta kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang mendanai dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini.(Redaksi)