Polres Yapen Musnahkan 140 Liter Miras Lokal Jenis Bobo

Polres Yapen Musnahkan 140 Liter Miras Lokal Jenis Bobo

SERUI [PAPOS] – Polisi Resort (Polres) Kepulauan Yapen memusnahkan barang bukti 140 liter minuman keras (Miras) lokal jenis Bobo hasil operasi. Pemusnahan Miras itu dilakukan usai kegiatan apel gelar pasukan Ops Ketupat Matoa 2019 di Mapolres Kepulauan Yapen, Selasa (28/5/2019).

Pemusnahan barang bukti Miras itu dipimpin oleh Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Herison, S.Pd, MM. Dan dalam pemusnahan turut hadir Kasdim 1709/YAWA Mayor Arm Musthofa Lara, kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Yapen, Kasatpol PP.

Penri Herison usai pemusnahan barang bukti Miras itu mengatakan, pemusnahan Miras itu merupakan hasil dari penyitaan pelaksanaan Operasi dalam rangka pengamanan menyongsong hari besar ke Agamaan.

Penri menjelaskan, polres kepulauan Yapen selau aktif dalam melakukan swiping minum keras guna menekan agar masyarakat berkurang mengonsumsi jenis minuman ber arkohol tersebut. Dimana 3 bulan sebelumnya pihaknya telah melakukan pemusnahan barang bukti Miras jenis yang sama.

Miras jenis bobo yang dimusnahkan tersebut merupakan tangkapan terbanyak karena di tangkap dari distributor yang hendak menjual ke pedagang eceran dengan kemasan botol Aqua.

“Ini termasuk yang paling banyak kita tangkap, karena kita tangkap dari distributor. Saat mereka hendak membawa ke Kota kita langsung swiping duluan sebelum mereka menjual kepada masyarakat dalam bentuk botol aqua” Jelasnya.

Sementara itu Kasdim 1709/YAWA Mayor Arm Mustafa Lara, usai turut serta dalam pemusnahan barang bukti Miras, mengatakan himbauannya kepada masyarakat supaya selalu menciptakan kedamaian dalam rangka menjelang IdulFitri.

“Setelah kita berpuasa sebulan penuh kita ciptakan kedamaian, bagi yang merayakan beribadah dengan benar, bagi yang tidak merayakan menghormati. Toleransi umat beragama di Yapen harus kita ciptakan,” harapnya. [RST]

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below