Desa di Pantai Barat Tak Lagi Gelap Gulita

Desa di Pantai Barat Tak Lagi Gelap Gulita
Bupati Sarmi, Edwar Fonataba bersama Manager PLN UP3 Jayapura, Salmon Kareth didampingi manajemen PLN ULP Sarmi dan Kepala Distrik Pantai Barat menekan tombol tanda diresmikannya listrik desa di Kabupaten Sarmi. (Syahriah)

SARMI ((PAPOS) – PT PLN (persero) di Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74 tahun memberikan kado istimewa berupa fasilitas penerangan untuk 4 desa/kampung di Distrik Pantai Barat, Kabupaten Sarmi, Papua dan 1 desa di Genyem, Kabupaten Jayapura, Papua setelah dilaunching oleh Manager UP3 Jayapura, Salmon Kareth bersama Bupati Sarmi, Edwar Fonataba dan pimpinan PLN UP3 Jayapura lainnya, Sabtu (26/10/2019).

Launching listrik untuk Kampung Martewar, Kampung Wari, Kampung Niwerawar, Kampung Aruswar dan Kampung Binguin Progo dipusatkan di Kampung Martewar, Distrik Pantai Barat, Kabupaten Sarmi.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Jayapura, Salmon Kareth menyatakan, PLN telah melistriki 6 desa/kampung di Distrik Pantai Barat. Sebelumnya, 2 desa/kampung yakni Arbais dan Webro telah lebih dulu berlistrik PLN.

Ditambahkan, di Distrik Pantai Barat, masih sekitar 5 kampung yang belum berlistrik PLN. Lima kampung tersebut telah disurvey dan lokasinya cukup jauh kurang lebih 80 Kilometer dari pusat kota Sarmi.

PLN UP3 Jayapura, kata Salmon, tengah fokus melistriki 58 desa/kampung yang telah disurvei berada di Kabupaten Sarmi, Kabupaten Pegunungan Bintang dan sejumlah kampung di Kabupaten Keerom.

“Kami target tahun 2020, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Keerom yang berada di bawah area kerja PLN UP3 Jayapura akan segera dilistriki, karena program Papua Terang sudah dilaunching,” jelas Salmon.

Sementara itu, untuk 5 kampung yang telah berlistrik PLN terdapat kurang lebih 200 pelanggan menggunakan listrik prabayar atau isi ulang pulsa/token. Terkait token atau isi ulang pulsa listrik yang sulit didapatkan oleh pelanggan di wilayah tersebut, Salmon mengatakan bahwa PLN telah bekerjasama dengan sejumlah industri jasa keuangan seperti bank, kantor pos melalui Payment Point Online Bank (PPOB) untuk penyediaan isi ulang pulsa/token.

“Token bisa didapatkan di bank, atau kantor pos, dan juga di kios-kios yang menjual pulsa listrik. Tapi kalau jaraknya jauh untuk membeli token, masyarakat setempat bisa menjual kepada pelanggan lainnya dengan menyediakan pulsa lebih banyak melalui deposit di diler-diler pulsa listrik,” jelasnya.

Bupati Sarmi, Edwar Fonataba menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah memberikan kado istimewa berupa listrik kepada masyarakat Sarmi terlebih yang berada di kampung-kampung.

Edwar juga menyampaikan kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas PLN demi kenyamanan bersama. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempersulit pihak PLN ketika akan membangun jaringan listrik di kampung. (Syahriah)

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below