by

Wagub: Kalau Kepala Batu, Jangan Pulang ke Papua Enam Bulan

JAYAPURA [PAPOS] – Pemerintah Provinsi Papua dengan tegas melarang warga di Bumi Cenderawasih mudik lebaran, kebijakan ini untuk menghindari penyebaran Covid-19 pasca mudik.

Hal inin ditegskan Wakil Gubernua Papua Klemen Tinal usai melakukan usai melakukan rapat koordinasi virtual sinergitas keamanan dan penegakan hukum nenyambut bulan suci ramadhan dan mudik lebaran hari raya Iduk Fitri 1442 H di Jayapura, Senin (12/4/2021).

“Tidak boleh mudik, kalau kepala batu jangan pulang (ke Papua) enam bulan dulu, jangan karena satu dua orang yang mudik ini bawa penyakit,” Tegasnya.

Wakil Gubernur menganjurkan sebaiknya masyarakat yang ingin pulang kampung, sebaiknya tinggal di Papua saja.

“kami anjurkan sedapat mungkin jangan mudik, Papua ini rumahmu. Sebaiknya tabung saja uang tiket itu,” Ajaknya.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar tetap menekan pandemi Covid-19, apalagi Papua akan menjadi tuan rumah PON XX 2021.

“Jangan bawa pulang penyakit, apalagi mau PON nanti,” Tegasnya lagi.

Memasuki bulan Ramadhan, Wagub berharap semua pihak tetap menjadi kondisi keamanan dengan baik.

“Kita jaga semua situasi dengan baik, supaya puasa berjalan baik dan mereka dapat meryakana idul fitri dengan baik, tapi juga tidak bawa covid 19,” Katanya lagi.

Sebab, kata Wagub sebelumnya Papua bebas dari Covid-19, namun karena ada kegiatan agama di luar Papua yang akhirnya membawa masuk ke Papua.
“Pengalaman ini jadi pelajara, kita harap tidak ada yang keluar untuk alasan apapun,” Ucapnya.

Untuk menyamakan persepsi, maka Pemprov akan melakukan rapat terbatas dengan kabupaten/kota terutama daerah pintu keluar, Merauke, Mimika, Jayapura, Nabire dan Biak.[tho]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed