by

Ganti Direktur RSUD Jayapura, Enembe Meneteskan Air Mata

JAYAPURA (PAPOS) – Gubernur Papua Lukas Enembe kecewa kinerja Direktur RSUD Jayapura hingga meneteskan air mata saat melantik beberapa kepala OPD dan tenaga administrator di Gedung Negara, Jum’at (20/8/2021).

Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Juru Bicaranya Muhammad Rifai Darus mengatakan pergantian direktur RSUD Jayapura sebagai bentuk keprihatinan terhadap kesehatan di Papua.

Selain mengganti Direktur RSUD Jayapura dr. Aloysius Giyai, Gubernur juga mengganti kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua Christian Sohilait.

“Pergantian kepala dinas pendidikan dan direkrut RSUD Dok II Jayapura, ini menandakan beliau sangat memperhatikan tentang pendidikan dan kesehatan yang merupakan amanah dari undang-undang Otsus,” Katanya.

Dikatakannya, Gubernur beberapa kali melakukan sidak ke rumah sakit milik pemerintah tersebut.

“Dalam beberapa kunjungannya ke RSUD Jayapura, beliau merasakan bagaimana proses pelayanan kepada masyarakat yang terjadi di RSUD Dok II Jayapura,” Terangnya.

Gubernur menekankan bahwa RSUD Jayapura jangan berpikiran soal proyek atau kegiatan yang berbau infrastruktur, tetapi mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat.

“Pelayanan medis terhadap masyarakat ini sangat penting, karena rumah sakit ini merupakan rujukan, jngan orang masuk sakit tapi malah keluar menjadi meninggal,” Tegasnya.

Sebab RSUD Jayapura mendapat kucuran dana yang cukup besar, dengan dana itu dapat digunakan secara baik terutama pelayanan ke masyarakat.

“RS ini berbeda dengan RS yang lain ,karena ini milik pemerintah dan banyak sekali dana yang telah di kucurkan pada bidang kesehatan yang harus digunakan secara baik,” Ucapnya.

Bahkan Gubernur menyatakan kesedihannya terhadap proses pelayanan di rumah sakit tersebut, Gubernur berpesan kepasa Anton Mote sebagai Direktur RSUD Jayapura yang baru dilantik agar membenahi hal-hal seperti proyek dan fokus pada pelayanan.

“Beliau sangat emosional tadi sedih ,karena RSUD ini harapan dari kabupaten kota yang ada di Papua, maka harus di fokuskan ke Masyarakat, beliau ingin pelayanan berjalan dengan maksimal dan kesehatan masyarakat harus di utamakan di atas segalanya,”Katanya lagi.(tho)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed