Ini Dua Agenda Utama JWW Setelah Kembali Terplih Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Papua

Ini Dua Agenda Utama JWW Setelah Kembali Terplih Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Papua

JAYAPURA [PAPOS] – Jhon Wempi Wetipo (JWW) yang kembali terpilih sebagai ketua DPD PDI Perjuangan Papua akan melaksanakan dua agenda utama yakni laporan evaluasi pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

Seperti diketahui Jon Wempi Wetipo terpilih berdasarkan rekomendasi DPP PDI Perjuangan mengalahkan dua calon lain yakni Willem Wandik dan Edoardus Kaize pada Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Papua di Aston Hotel, Kamis (25/7).

“Selain itu kami mempersiapkan diri menuju Pelaksanaan Pilkada Serentak 2019 pada Konfernas PDIP di Bali 8 Agustus mendatang,” Tandasnya.
Menurutnya, pengurus tepilih akan turun ke lapangan, dan melakukan evaluasi sehingga untuk kedepan kita tidak mengulang hal-hal sebelumnya dan tentu ingin meraih hasil yang lebih baik.

Terkait kesiapan Pilkada Serentak 2020, Wetipo mengaku hal tersebut akan diketahui setelah mendapat petunjuk Ketua DPP pada Konfernas Agustus nanti. Ia berharap pengurus terpilih ini dapat lebih solid untuk Pilkada nanti. “ jadi nanti pengurus baru ini akan kerja berat, kita harus siapkan laporan evaluasi dan persiapan Pilkada 2020 untuk disampaikan pada kongres di Bali nanti,” katanya.

Ia mengakui pelaksanan Konferda dan Konfernas PDI Perjuangan memang dipercepat untuk mengejar kesiapan Pilkada serentak 2020. “ Justru itu alasan di percepat agar disitu ibu Ketum akan menyampaikan arahan kepada DPD dan PDC agar kerja lebih solid dan tidak mengulang pengalaman kemarin agar tak terulang di tahun 2020,” jelasnya.

Ditanya soal target, Wetipo mengaku belum ditentukan, lantaran belum dilakukan penjaringan. “ Kita belum tau, jadi nanti kita akan turun langsung melihat kinerja teman-teman di DPC, dengan harapan kita kerja lebih baik,” katanya.

Untuk bakal calon yang akan di rekrut saat Pilkada, menurutnya PDIP tetap rasional, walaupun kader namun tidak ada potensi artinya sama saja. Ia mencontohkan banyak kader yang di usung PDIP di saat awal membuat pernyataan akan loyal dan memperjuangkan partai, tapi banyak juga yang menyebrang ke partai lain.

“Kita tetap rasional, sebab kadang kader yang didukung PDIP kadang tidak loyal kepada partai, sehingga perlu juga ada evaluasi soal itu. Sehingga PDIP akan melakukan pemetaan potensi untuk selanjutnya di perkuat untuk membangun basis PDIP di Papua,” tambahnya.[tho]

ID:2487 Responsif

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below